Main Article Content

Abstract

The limitations of agriculture and aquaculture areas impact the reduction of food availability and farmers' welfare. To fulfill rice and fish consumption demand can be approached through paddy rice field development. This research aims to analyze the financial suitability of both internal and external factors and arrange the strategy for developing paddy rice fields in Bantul Regency. The data collection method was from the interview and direct observation. The development strategy arrangement is based on the SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities and Threats) analysis and QSPM (Quantitative Strategic Planning Matrix). The paddy rice fields business's resulting net present value is IDR 362.694.656,  R/C Ratio= 2.02, and payback period = 5,33 months, which shows the paddy rice fields are worthy and more prospective than a conventional system. The prior internal factors on the paddy rice fields are more profitable; most workers are sharecroppers and require higher capital than the traditional system. The external factors include the stability of the sales price and product market, incentive mentoring from the instructor, the infrastructure assistance policy of paddy rice fields, and the strategic location. The development strategy is strengthening the farmer's behavior from conventional planting rice to paddy rice fields system, increasing the farmer motivation, repairing fence design to minimize pest attack, utilizing mediator as a negotiate media from sharecropper to rice fields owner, developing the paddy rice fields area as ecotourism, and establishing cooperation both with region financial institution and Marine and Fisheries Business Capital Management Institute (LPMUKP) for extensive capital

Article Details

Author Biographies

Arum Tyas Afiati Afiati, Universitas Terbuka

Magister of Marine Sciences

Agnes Puspitasari Sudarmo, Universitas Terbuka

Magister of Marine Sciences

References

  1. Ahmadian, I., Ayi, Y., Yuli, A, 2021. Produktivitas Budidaya Sistem Minapadi untuk Meningkatkan Ketahanan Pangan Di Indonesia: Review. Jurnal Akuatek. 2 (1), 1-6.
  2. Azwar,T.S., Trisna, I.N., Ernah, E, 2019. Analisis Efisiensi Usahatani Padi Sawah Lahan Rawa di Kabupaten Ciamis (Suatu Kasus di Kecamatan Lakbok Kabupaten Ciamis). Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis. 5(2), 276-292.
  3. Darmawan, F.W., Chumaidiyah, E., Sagita, B.H, 2018. Analisis Kelayakan Revitalisasi Pasar Tradisional
  4. Banjaran Kabupaten Bandung Menggunakan Container Bekas dengan Indikator Benefit Cost Ratio, Payback Period, dan Net Present Value. E-Proceeding of Engineering, 5(2), 2489-2494.
  5. David, F.R., & David, F.R. 2017. Strategic Management, A Competitive Advantage Approach Concepts and Cases. Sixteenth Edition.Perarson Education Limited Edition. England.
  6. Dewandini, S.K.R, 2020. Reson Petani Terhadap Penerapan Minapadi di Kecamatan Seyegan Kabupaten Sleman. Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Universitas Janabadra (JEPA), 4 (1), 133-144.
  7. Dey, A., Sarma, K., Kumar, U., Mohanty, S., dan Kumar, T, 2019. Prospects of rice-fish farming system for low lying areas in Bihar, India. Organic Agriculture 9, 99–106.
  8. Giatman, M., 2017. Ekonomi Teknik. Jakarta. Rajawali Pers.
  9. Hajar, I., Amabar, S., Hari, P., 2019. Analisis Pendapatan Usaha Tani Tebu (Studi Kasus di Desa Munung Kecamatan Jatikalen Kabupaten Nganjuk. Agrosaintifikas: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian, 1 (2), 51-57.
  10. Husnan, S., dan Muhamad, S., 2000. Studi Kelayakan Proyek (Edisi keempat). Yogyakarta. AMP YKPN.
  11. Ilahi, M.K., Sri W., Yusri, U, (2019). Analisis Perbandingan Pendapatan dan keuntungan Usaha Tani Minapadi dengan Padi Konvensional di Nagari Talang Maur Kecamatan Mungka Kabupaten Lima Puluh Kota. Jurnal of Socio Economic on Tropical Agriculture, 1 (1), 18-27.
  12. Jumingan, 2011. Studi Kelayakan Bisnis. Teori dan Pemahaman Proposal Kelayakan. Jakarta. PT. Bumi Aksara.
  13. Kadariah., Karlina, L., Gray, C., 1999. Pengantar Evaluasi Proyek. Jakarta. Lembaga Penerbit Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia.
  14. Kementerian Pertanian, 2022. Analisis PDB Sektor Pertanian 2022. Pusat Data dan Informasi Pertanian.
  15. Kriska, M., Harsoyo, Rezki, P.S., Novam, T.W.P., Yenni, K., 2022. Keberlanjutan Usaha Tani Mina Padi Di Kalurahan Sumberagung Kapanewon Moyudan Daerah Istimewa Yogyakarta. Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian dan Agribisnis, 18 (2), 225–232.
  16. Kristiana, Y., dan Stephanie, TM., 2016. Strategi Upaya Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan Agrowisata Berbasis Masyarakat Kampung Doma Terpadu Jugut, provinsi Banten. Jurnal Ilmiah Widya,3,166-172.
  17. Malika, U.E., Tejasari., dan Evita, S.H., 2012. Perumusan Strategi Peningkatan Mutu Teknik Produksi Ikan Gurame (Osphronemus gouramy) berdasarkan Metode Force Field Analisys (FFA). Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian Universitas Jember. Vol. 6 (1). 1-6.
  18. Mishra, A., James, B.K., dan Anand, O.S.B., 2014. Conservation ang Efficient Utilization of Rainwater in the Rainfed Shallow Lowland Paddy Field of Estern India. Paddy and Water Environment Journal, 12, 25-34.
  19. Nabi, R., 2008. Constraints to The Adoption of Rice-Fish Farming by Smallholders in Bangladesh: a Farming Systems Analysis. Aquaculture Economis & Management. 12(2), 145-153.
  20. Nugroho, R.J., Indra, N.R., 2021. Analisis Pendapatan dan Kelayakan Hasil Usahatani Padi Sawah di Desa Mrentul Kecamatan Bonorowo Kabupaten Kebumen. Jurnal Kridatama Sains dan Teknologi, 03 (01), 2685-6921.
  21. Nurhayati, A., Walim, L., Titin, H., Indah, R., 2016. Derivatif Analysis of Economic and Social Aspect of Added Value Mina padi (Paddy-Fish Integrative Farming) a Case Study in the Village of Sagaracipta Ciparay Sub District, Bandung West Java Province, Indonesia. Aquatic Procedia. 7, 12-18.
  22. Nur’aini, F., 2019. The Guide Book of SWOT. Mengelola dan Memanfaatkan Kekuatan, Ancaman dan Kelemahan secara Efektif dan Efisien. Yogyakarta. Quadrant.
  23. Prasetyo, M.N., Slamet, H., Masyhuri, 2018. The Analysis of Business, Risk and Development Strategy of Minapadi (Paddy-Fish Integration Farming System) in Sleman District. Agro Ekonomi. 29 (1), 64-82.
  24. Prastyo, D., Kartika, I.N., 2017. Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Produksi Ayam Boiler Kecamatan Marga Kabupaten Tabanan. Jurusan Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Univesitas Udayana PIRAMIDA. XIII (2), 77–86.
  25. Rangkuti, F., 2000. Analisis SWOT Teknik Membedah Kasus Bisnis. Jakarta. PT. Gramedia Pustaka Utama.
  26. Sathoria, P., dan Roy, B, (2022). Sustainable Food Production through Integrated Rice-Fish farming in India: a brief review. Cambridge University Press. 527-535
  27. Setiawan, H., 2019. Peningkatan Produksi Petani Melalui Budidaya Mina Padi untuk Mewujudkan Ketahanan Pangan di Kabupaten Sleman. Yogyajkarta. Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.
  28. Sudiarta,,I.M., Elkawakib, S, Rajuddin, S., 2016. Pertumbuhan Produksi Tananam Padi serta Produksi Ikan Nila pada Sistem Tanam Jajar Legowo. J. Sains dan Teknologi, 16 (1):70-80.
  29. Sukri, M. dan Suwandi, 2016. Kelompok Tani Program Intensifikasi Sistem Minapadi (Insismidi). Jurnal Pengabdian Masyarakat J-Dinamika. 1(1), 53-59.
  30. Sularno, S., & Sodik, J., 2014. Peluang usaha melalui agribisnis mina padi untuk meningkatkan pendapatan petani. SEPA: Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian dan Agribisnis, 10(2), 268–274.
  31. Syarifudin, A., 2019. Bantul Masih Kekurangan Produksi Ikan. Diambil 2 Desember 2020, dari situs: https://jogja.tribunnews.com/2019/09/01/bantul-masih-kekurangan-produksi-ikan.
  32. Wardono, B., Ririk, R., dan Tajerin, 2017. Analisis Resiko Usaha Pakan Mandiri. Jurnal Sosial Ekonomi Kelautan dan perikanan, 2 (2): 16