Main Article Content
Abstract
Gerokgak Subdistrict, Buleleng Regency, Bali, is a major center for marine and brackish-water aquaculture whose intensive activities generate wastewater rich in nutrients. This study evaluates the characteristics of aquaculture wastewater by analyzing carbon (C), nitrogen (N), and phosphorus (P) concentrations in water and sediment, assessing key physical, chemical, and biological water quality parameters, and determining pollution index (PI) values. Wastewater from shrimp and grouper aquaculture was sampled using a purposive approach at two representative stations. Results show that shrimp aquaculture wastewater contains higher organic carbon and microbial abundance than grouper wastewater, indicating greater organic loading. Nitrate (0.396–0.597 mg/L) and ammonia (up to 0.794 mg/L) concentrations exceeded marine biota quality standards, contributing to PI values ranging from 2.63 to 3.17, classified as lightly polluted. The higher PI values observed in shrimp aquaculture wastewater reflect increased nutrient enrichment and microbial activity, which may elevate eutrophication risk in receiving coastal waters. These findings highlight the need for improved nutrient and wastewater management to support the long-term sustainability of aquaculture in Gerokgak.
Keywords
Article Details
Copyright (c) 2025 Indonesian Aquaculture Society 2024

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.
References
- Dewanti, N.P., Muslim dan Prihatiningsih, W.R. 2016. Analisis Kandungan Karbon Orgnaik Total (KOT) dalam Sedimen di Perairan Sluke Kabupaten Rembang. Jurnal Oseanografi, 5 (2): 202-210.
- Hamuna, B., R.H.R. Tanjung, Suwito, H.K.Maury, Alianto. 2018. Kajian Kualitas Air Laut dan Indeks Pencemaran Berdasarkan Parameter Fisika-Kimia Di Perairan Distrik Depapre, Jayapura. Jurnal Ilmu Lingkungan. 16(1): 35-43.
- Kline, D. I., Kuntz, N. M., Breitbart, M., Knowlton, N & Rohwer, F. 2006. Role of elevated organic carbon levels and microbial activity in coral mortality. Marine Ecology Progress Series, 314, 119-125.
- Kristiawan, D., Widyorini, N., & Haeruddin. 2014. Hubungan total bakteri dengan kandungan bahan organik dengan total bakteri di Muara Kali Wiso, Jepara. Diponegoro Journal of Maquares, 3(4), 24-33.
- Mustofa, B., I. W. Arthana, & N. L. Watiniasih. 2020. Kualitas Lingkungan Perairan Pantai di Sekitar Lokasi Tambak Perikanan Kecamatan Gerokgak Kabupaten Buleleng. Ecotrophic. 14(2): 111 – 119.
- Paena, M., R. Syamsuddin., C. Rani, & H. Tandipayuk. 2020. Estimasi Beban Limbah Organik dari Tambak Udang Superintensif yang Terbuang Di Perairan Teluk Labuange. Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis, 12 (2): 509-518.
- Palimirmo, F. S., Damar, A., & Effendi, H. 2016. Dinamika Sebaran Bakteri Heterotrofik di Teluk Jakarta. Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia, 21(1), 26-34.
- Prasetiyono, E., Bidayani, E., Robin dan Syaputra, D. 2022. Analisis Kandungan Nitrat dan Fosfat pada Lokasi Buangan Limbah Tambak Udang Vaname (Litopenaues vannamei) di Kabupaten Bangka Tengah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Saintek Perikanan : Indonesian Journal of Fisheries and Technology, 18(2): 73-79.
- Purnomo, P. W., N. Widyorini dan C. Ain. 2016. Analisis C/N Rasio dan Total Bakteri pada Sedimen Kawasan Konservasi Mangrove Sempadan Sungai Betahwalang dan Sungai Jajar Demak. Prosiding Seminar Nasional Tahunan ke-V Hasil-Hasil Penelitian Perikana dan Kelautan, 519-530.
- Silva, N., Vargas, C.A. dan Prego, R. 2011. Land–Ocean distribution of allochthonous organic matter in surface sediments of The Chiloe And Aysen Interior Seas (Chilean Northern U.S. Patagonia). Continental Shelf Research, 31: 330-339. Environmental Protection Agency (EPA). 2002. Mid-Atlantic Integrated Assessment (MAIA) Estuaries 1997-98. Summary Report, EPA/620/R-2/003, 115 hal.
- Sugiura, S. H. 2018. Phosphorus, Aquaculture, and the Environment. Reviews in Fisheries Science Aquaculture, 26(4), 515–521.
- Yuningsih, H. D., Soedarsono, P., & Anggoro, S. 2014. Hubungan bahan organik dengan produktivitas perairan pada kawasan tutupan eceng gondok, perairan terbuka dan keramba jaring apung di Rawa Pening Kabupaten Semarang Jawa Tengah. Diponegoro Journal of Maquares, 3(1), 37 – 43.
References
Dewanti, N.P., Muslim dan Prihatiningsih, W.R. 2016. Analisis Kandungan Karbon Orgnaik Total (KOT) dalam Sedimen di Perairan Sluke Kabupaten Rembang. Jurnal Oseanografi, 5 (2): 202-210.
Hamuna, B., R.H.R. Tanjung, Suwito, H.K.Maury, Alianto. 2018. Kajian Kualitas Air Laut dan Indeks Pencemaran Berdasarkan Parameter Fisika-Kimia Di Perairan Distrik Depapre, Jayapura. Jurnal Ilmu Lingkungan. 16(1): 35-43.
Kline, D. I., Kuntz, N. M., Breitbart, M., Knowlton, N & Rohwer, F. 2006. Role of elevated organic carbon levels and microbial activity in coral mortality. Marine Ecology Progress Series, 314, 119-125.
Kristiawan, D., Widyorini, N., & Haeruddin. 2014. Hubungan total bakteri dengan kandungan bahan organik dengan total bakteri di Muara Kali Wiso, Jepara. Diponegoro Journal of Maquares, 3(4), 24-33.
Mustofa, B., I. W. Arthana, & N. L. Watiniasih. 2020. Kualitas Lingkungan Perairan Pantai di Sekitar Lokasi Tambak Perikanan Kecamatan Gerokgak Kabupaten Buleleng. Ecotrophic. 14(2): 111 – 119.
Paena, M., R. Syamsuddin., C. Rani, & H. Tandipayuk. 2020. Estimasi Beban Limbah Organik dari Tambak Udang Superintensif yang Terbuang Di Perairan Teluk Labuange. Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis, 12 (2): 509-518.
Palimirmo, F. S., Damar, A., & Effendi, H. 2016. Dinamika Sebaran Bakteri Heterotrofik di Teluk Jakarta. Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia, 21(1), 26-34.
Prasetiyono, E., Bidayani, E., Robin dan Syaputra, D. 2022. Analisis Kandungan Nitrat dan Fosfat pada Lokasi Buangan Limbah Tambak Udang Vaname (Litopenaues vannamei) di Kabupaten Bangka Tengah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Saintek Perikanan : Indonesian Journal of Fisheries and Technology, 18(2): 73-79.
Purnomo, P. W., N. Widyorini dan C. Ain. 2016. Analisis C/N Rasio dan Total Bakteri pada Sedimen Kawasan Konservasi Mangrove Sempadan Sungai Betahwalang dan Sungai Jajar Demak. Prosiding Seminar Nasional Tahunan ke-V Hasil-Hasil Penelitian Perikana dan Kelautan, 519-530.
Silva, N., Vargas, C.A. dan Prego, R. 2011. Land–Ocean distribution of allochthonous organic matter in surface sediments of The Chiloe And Aysen Interior Seas (Chilean Northern U.S. Patagonia). Continental Shelf Research, 31: 330-339. Environmental Protection Agency (EPA). 2002. Mid-Atlantic Integrated Assessment (MAIA) Estuaries 1997-98. Summary Report, EPA/620/R-2/003, 115 hal.
Sugiura, S. H. 2018. Phosphorus, Aquaculture, and the Environment. Reviews in Fisheries Science Aquaculture, 26(4), 515–521.
Yuningsih, H. D., Soedarsono, P., & Anggoro, S. 2014. Hubungan bahan organik dengan produktivitas perairan pada kawasan tutupan eceng gondok, perairan terbuka dan keramba jaring apung di Rawa Pening Kabupaten Semarang Jawa Tengah. Diponegoro Journal of Maquares, 3(1), 37 – 43.
